Light the World!

Icon

Cerahkan Dunia. Mari Saling Berbagi

We Will Not Go Down (Song for Gaza)

Silahkan klik tanda “Play” pada tampilan youtube di bawah untuk mendengarkan lagu. Untuk mendownload lagu, silahkan menuju link ini: http://www.michaelheart.com/Song_for_Gaza.html

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Filed under: Dunia, Islam, Life, Religi, Sisi Lain

Palestina, Oh Palestina!

Pagi ini saya menyaksikan di televisi, seorang anak kecil Palestina terkapar buta. Mukanya hancur dan matanya tak bisa melihat lagi. Israel menjatuhkan bom ke tempat tinggalnya, bom yang mengandung cairan kimia. Asapnya pekat dan membakar daging, malah sampai ke tulang. MasyaAllah, kemana warga dunia? Kemana PBB, Amerika yang mengaku pejuang HAM? Kemana negara-negara Arab?

Pada tayangan lainnya, satu ambulan penuh mayat bergerak cepat membelah kota yang hancur. Ada para ibu, ayah yang menangis histeris menyaksikan ananda tercinta tergeletak tak bernyawa. Ada jejeran anak-anak lugu yang berbungkus kain kafan, dan ada lagi yang belum. Asap hitam pekat dan putih membumbung dari kota yang luluh-lantak. Tak ada lagi tempat yang aman, rumah, sekolah, mesjid jadi sasaran bom peluru kendali. Tak cukup rasanya, sekedar air mata saja kita berikan ke Palestina.

Per hari ini (13-01) sudah 920 lebih warga Gaza tewas. Setiap menonton TV, hanyalah mendapatkan kabar setiap hari puluhan dan ratusan orang yang tewas. Hari demi hari, hanyalah menghitung jumlah orang yang mati.

Tak habis pikir, sekolah PBB, rumah sakit, ambulan, dan wartawan pun diserang. Dari TV saya menyaksikan seorang wartawan Televisi yang sedang meliput, ditembak berkali-kali. Setelah terkapar, sang wartawan mengangkat tangannya—mungki tanda menyerah atau minta ampun, tapi ditembak lagi berkali-kali sampai tak bisa bergerak lagi.

Seluruh dunia bersatu-padu mengutuk agresi Israel atas tanah Palestina. Mereka tak lagi memandang agama dan bangsa. Persoalan Palestina adalah persoalan kemanusiaan. Seluruh warga dunia bersimpati, tapi kenapa pemerintahannya masing-masing banyak yang membisu?

Sudah jelas, apa yang dilakukan Israel sekarang ini adalah holocaust. Basmi habis warga Palestina demi pembentukan Israel Raya yang terbentang dari Mesir sampai Irak. Maka, pembantaian tak berkemanusiaan harus dilakukan terhadap warga Palestina. Bisa kita lihat, sasaran agresi adalah para anak-anak dan wanita. Karena merekalah penerus generasi Palestina. Setelah wanita terbunuh dan tak lagi menghasilkan anak, setelah anak-anak habis, maka siapakah lagi yang akan meneruskan generasi Palestina?

Aah… Kok bisa ya, negara-negara pengusung HAM bisa berdiam diri melihat kekejaman ini? Rumah sipil, wanita dan anak-anak dibantai, sekolah PBB tempat berlindung diroket, rumah sakit dibom, ambulan diserang, wartawan diberondong peluru. Tempat-tempat terlarang dan dilindungi oleh hukum internasional….

Untuk melawan sedikit pejuang Hamas, Israel mengerahkan seluruh angkatan perang dan puluhan ribu tentara. Menjatuhkan bom-bom kimia berbahaya. Apakah yang terjadi…..?

Filed under: Dunia, Islam, Religi

Palestina, Kepada Siapa Mereka Berharap?

Sudah lama saya tak menulis di blog ini. Banyak sebenarnya hal-hal baru atau curahan yang ingin ditulis, tapi ya, menulis rupanya perlu mood juga. Dan ketika ingin memulai menulis kembali di blog, ingin saya awali dengan hal-hal yang positif dan menyegarkan. Tapi ketika melihat kondisi saudara kita di Palestina, saya haruslah menyuarakan nasib mereka.

Hari-hari terakhir ini kita disuguhkan adegan memilukan dan tontonan kebiadaban Israel menyerang dan membunuh bangsa Palestina. Pesawat-pesawat tempur Israel memuntahkan rudal-rudal yang menghancurkan rumah, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah dan fasilitas masyarakat Palestina. Seluruh dunia menyaksikan, dan PBB pun tak bisa berbuat apa-apa.

Sudah lebih dari 425 nyawa melayang, banyak dari mereka adalah anak-anak dan kaum perempuan. Apa yang diinginkan oleh Israel? Coba menciptakan ketidakstabilan dunia? Pola penyerangan yang dilakukan, hampir sama dengan Amerika ketika menyerang Afganistan dan Irak. Tak peduli kata dunia!

Apakah seimbang menyerang negara yang tak punya pesawat tempur, tak punya tank dan mesin perang? Apakah alasan perlawanan Hamas menjadi pembenaran untuk melenyapkan Palestina?

Ah… betapa dunia hanya bisa menonton dan berpidato saja. Tak bisa berharap pada Amerika–yang mengaku polisi dunia. Tak bisa berharap pada dunia Eropa. Sama juga tak bisa berharap pada dunia Arab. Persoalan Palestina-Israel hanya dipandang semata masalah Yahudi dengan Islam, atau Israel melawan Palestina–yang dianggap teroris.

Orang seolah lupa, atau masa bodoh. Bahwa dahulu ada bangsa Palestina–yang terdiri dari Islam, Yahudi dan Kristen hidup damai di wilayah Yerusalem di bawah kekuasaan Ustmaniyah. Lalu datanglah kaum zionis yang merasa berhak atas Tanah Harapan, tanah yang dijanjikan. Inggris mendukung dan memberikan bantuan berdirinya negara Israel di tanah Palestina. Dari secuil tanah, lama-lama mereka mencamplok, membunuh dan mengusir bangsa Palestina. Coba lihat gambar di bawah ini berapa rakus dan jahatnya Israel ini.

israel-palestine_map

Warna putih adalah Israel & hijau Palestina: Pada awalnya hanyalah secuil tapi semakin lama semakin besar.

Betapa rakusnya Israel. Dari bangsa terbuang di Eropa dan Amerika, dianggap sampah dan musuh masyarakat karena perangainya, sekarang berkuasa dan ingin menguasai dunia. Kelompok Zionis berambisi Israel Raya harus berdiri dari Sungai Nil sampai Sungai Eufrat. Dari Mesir sampai Irak.

Kepada siapa bangsa Palestina berharap? Kita hanya bisa berdoa, dan menyumbangkan harta, tenaga dan yang paling tinggi tentu nyawa untuk membela mereka. Mereka tak butuh sekedar retorika.

Sebagai bangsa Indonesia, jangan lupa pada sejarah. Palestina adalah salah satu bangsa yang pertama kali mendukung kemerdekaan bangsa Indonesia. Ketika dunia belum tahu dan memandang Indonesia, mereka sumbangkan banyak hal demi kemerdekaan bangsa ini. Tentu tak ada salahnya ‘kan, sebagai balas budi kita haruslah pula menolong mereka.

Filed under: Dunia, Islam, Religi

Light The World!

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Selamat datang di blog pribadi saya. Panggil saja saya Syam. Hanyalah manusia biasa yang ingin menjadi LUAR BIASA. Semua orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah. Mari saling berbagi.
Lebih lengkap Tentang Saya
Wassalam,
Helsusandra Syam (hensyam2000@yahoo.com)