Light the World!

Cerahkan Dunia. Mari Saling Berbagi

Bening

bundoKalau Teringat Ibu

Saat burung melupakan dahan
aku teringat ibu
setelah pulang dari terbang jauh
luka rindu pada petang
yang terpisah
mungkin bukan milikku

Sejak kecil bertanyaku kepada bintang
tak pernah aku tahu
bagaimana rasanya rindu
Teman kecilku kupu-kupu
kembaraku angin ladang
bahagiaku capung-capung telaga
sejak dulu kerinduanku selalu gugup
ke mana hinggap sayap-sayapku

Kecilku layang-layang
tak seorang memegang benang
Hanya karena tangan-tangan langit
tak hilang angin dan awanku

Terpejam aku setiap ingat ibu
kalau nanti sampai titik airmataku
ingin kukirim itu sebagai kado
setangkai kenangan kepada ibu
tak tahu apa ibu sedang menunggu.

(sebuah puisi dari Handrawan Nadesul, 2001)

Leave a Reply

My Twitter

  • @roniyuzirman Termehek2 itu drama Pak. salah satu koran menepatkn termehek2 kriteria acara yg negatif. Pemainnya lewat casting di TransTV 4 weeks ago
  • Slmt kpd 2member TDA ats pnghargaan Ernst&Young Enterpreneur of theYear9: Hendy Setiono & Erie Sudewo. Smg mnginspirasi & mnggerakkan... 4 weeks ago
  • @indrio walah iyo.. katanya situ udah punya niat.. jadi skr udah insyaf ni ye...:P 1 month ago
  • Semoga keselamatan, Rahmat Allah, dan keberkahan hidup, dilimpahkan kepada Anda semua, wahai sahabatku... 1 month ago
  • November rain, dan musim mati lampu pun tiba menyertai.... 1 month ago

Arsip